SAMBUTAN KEPALA SEKOLAH
Halo dan selamat bergabung di website ini, sebuah wadah yang lahir dari semangat untuk berbagi, bertumbuh, dan berkontribusi bagi dunia pendidikan.
Website ini dirancang sebagai ruang terbuka bagi informasi, opini, dan materi pembelajaran yang relevan dan reflektif. Di sini, para pegiat pendidikan : guru, kepala sekolah, pengawas, dan siapa pun yang peduli pada masa depan pembelajaran dapat menemukan inspirasi, perspektif baru, dan sumber daya yang mendukung praktik mereka.
Harapan saya, kehadiran website ini dapat menjadi bagian kecil namun berarti dalam perjalanan panjang kita membangun pendidikan yang kontekstual, kreatif, dan berdaya. Semoga setiap tulisan, visual, dan gagasan yang hadir di sini bisa memberi manfaat nyata bagi perkembangan dunia pendidikan yang kita cintai.
Terima kasih telah hadir. Mari kita belajar bersama, bertanya bersama, dan tumbuh bersama.
Salam
Irene
Baca Juga
SMK: Dari Sekadar Memenuhi Standar Menuju Menyiapkan Masa Depan
Selama bertahun-tahun, wajah SMK identik dengan pemenuhan administrasi: perangkat ajar, laporan manajerial, akreditasi, dan berbagai instrumen penilaian. Semua itu penting dan tidak bis
Menyalakan Potensi, Bukan Mengisi Wadah
Sebagai pengawas sekolah menengah kejuruan, saya menyaksikan secara langsung berbagai tantangan yang masih membelenggu efektivitas pembelajaran di SMK. Salah satu yang paling mencolok a
Terkuak! Rahasia di Balik Lulusan SMK yang Susah Kerja & Cara Sekolah Bangkit Kembali!
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) seringkali digadang-gadang sebagai solusi ampuh untuk mengatasi masalah pengangguran di Indonesia. Dengan fokus pada keterampilan praktis dan kesiapan ke
Pertanyaan Merupakan Jendela Pembelajaran yang Menghidupkan Kelas
Sebagai pengawas sekolah yang kerap mendampingi guru dalam praktik nyata di ruang kelas, saya menyaksikan satu pola yang konsisten muncul dari para pendidik yang berhasil membangkitkan
Tantangan Daerah vs. Teknologi, Bagaimana Indonesia Bisa Jadi Pusat Inovasi Pertanian Berbasis AI meSample Post 1
Dalam era kemajuan teknologi, muncul anggapan bahwa kecerdasan buatan (AI) dapat menggantikan berbagai sektor, termasuk pertanian dan sumber daya air. Namun, kenyataannya, bidang ini te
